Friday, March 27, 2009

Terpendam

Sebuah kenangan yang terindah
Memetakan aku ke dalam malam
Sedu semua memendam amarah
Melepas marah seakan kelam

Kendala semua kanan dan kiri
Pusing kepala silih berganti
Seakan lelah tak terbendungi
Hatiku terbaca setiap hari

Aku memendam pelita hidupnya
Menelan kuasa yang tercela
Menikam hati yang terbela
Lelah diriku atas segala

3 comments:

Danang PN said...

kumpulan puisi" orpheuz ato kamu dit ?
numpang.. serr \:D/

Gen[B] said...

"Terpendam"=tenggelem ^^

baraccuda said...

ceileh,,, hiks hiks :((
mengena di hatii....

wkakakakka...serr \:D/

Post a Comment